15 April 2012
Δƨƨαℓαмʋαℓαικʋм ^^
Lebih baik MULIA dan LOW PROFILE .
Kita asyik berbicara setiap masa. Bicara yang baik membawa kepada keselamatan dan
kebaikan pada orang lain. Jika berbicara tidak mengikut adabnya .. kerana mulut badan
binasa! Kita akan merana dunia dan akhirat. Lidah yang dikurniakan oleh Allah SWT itu tidak
digunakan untuk berbicara sesuka hati dan sia-sia. Oleh itu DIAM adalah benteng bagi
lidah manusia macam kita daripada mengucapkan perkataan yang sia-sia.
Kata-kata hikmah berpesan ::
"Banyak diam tidak semestinya bodoh , banyak bicara tidak semestinya cerdik sebab
kecerdikan itu buah fikiran , orang cerdik yang pendiam lebih baik dari orang bodoh yang
banyak bicara."
Hikmah DIAM ini merupakan
- Ibadah tanpa bersusah payah
- Perhiasan tanpa berhias
- Kehebatan tanpa kerajaan
- Benteng tanpa pagar
- Kekayaan tanpa meminta maaf kepada orang
- Istirehat bagi kedua MALAIKAT pencatat amal
- Menutup segala aib.
Rasulullah juga ada berpesan dalam hadisnya mengenai kelebihan DIAM yang
bermaksud ::
"Barang siapa yang banyak perkataanya , nescaya banyaklah silapnya. Barang siapa yang
banyak silapnya , nescaya banyaklah dosanya. Dan barang siapa yang banyak dosanya ,
nescaya neraka lebih utama baginya."
( Riwayat ABU NAIM )
"Barang siapa yang beriman kepada Allah SWT dan Hari Akhirat , maka hendaklah ia
berkata yang baik atau diam.
( Riwayat BUKHARI & MUSLIM )
'Barang siapa diam maka ia terlepas dari bahaya."
( Riwayat AT-TARMIZI )
Akhir kata kita sebagai manusia tidak dapat mengalahkan syaitan kecuali dengan
DIAM. Jalan terbaik ialah DIAM kalau kita tidak dapat bercakap ke arah perkara-perkara
yang mulia. Bicara yang baik adalah lambang hati yang mulia dan bersih yang
bergantung kepada kekuatan iman pada diri manusia tersebut.
Sumber Dari Bernama :: PenPatah.




Tiada ulasan:
Catat Ulasan